2008-01-01

MARGALUYU 151 YK


AZAS DAN PEDOMAN SUCI

Azas :

1. Membela dan melaksanakan UUD 1945 dan Pancasila

2. Menggembleng badaniyah dan rokhaniyah putra-putri guna menuju kesehatan

3. Memayu rahayung Jagad dan membina Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Pedoman Suci :

Bismillahirrohmannirrohim,

Demi ALLAH, saya sebagai warga Gerak Badan Pencak Margaluyu 151 bersumpah dan berjanji akan selalu mentaati Pedoman Suci Gerak Badan Pencak Margalutu 151 disepanjang zaman.

1. Membela dan Melaksanakan Keadilan serta Kebenaran yang sesuai dengan norma norma pergaulan.

2. Melaksanakan dan sekaligus patuh pada Pemerintah Negara

3. Selalu taat dan patuh serta menjalankan pekerjaan Wajib

4. Memaafkan kesalahan orang lain

5. Tak akan bercerita pada orang lain sebelum dirinya mengerti dan merasakan sendiri

6. Tak akan menghina dan merendahkan orang lain

7. Tak akan sombong, irihati serta khilaf diri

8. Selalu bersujud dan berbakti kepada :

· Tuhan Yang Maha Esa

· Ibu – Bapak

· Kepala Negara

· Guru serta orang yang lebih tua

Semoga Tuhan yang Maha Esa, selalu Memayungi dan Menganugrahi Rahmatnya serta sekaligus memberi Hukuman yang setimpal kepada Warga Margaluyu 151 yang melanggar dan menodai Pedoman Suci yang Luhur dan Agung ini Amin … Amin … Amin…

47 comments:

Anonymous said...

Halloo Saudaraku. Saya salah satu anggota ML 151, dulu dari lapangan IAIN Yogyakarta angkatan th 1990, sekarang tinggal dibalikpapan. Sya bangga dengan saudara , masih bergabung dan mendirikan panji2 ML 151, semoga tetap jaya.
Salam buat Mas Tahlan Hatta, ternyata dengar juga saran saya, tetap mengurus ML 151.


Infan S tariono

Hati Harum said...

Pakdhe... katanya ML 151 tidak diakui sama ML Pusat ya...??? Trs klo ML 151 sebagai organisasi besar dengan jumlah anggota ribuan, kok gak ada situs resminya..??? Saya dulu pernah bergabung di ML 151 Playen GK... juga kenal beberapa rekan PAMAYU Papringan Yk... Trus saya juga punya buku sejarah dari 151.. tp kok banyak yang berbeda dg sejarah yang sesungguhnya... Trus katanya ML 151 juga nggak mengakui ML Pusat ya...??? Padahal katanya Pak Effendi adalah kalo gak salah murid pak Sumo atau Sukabdjo dan teman pak Basuki yang notabene Senior ML Pusat semua... Mohon konfirmasinya..???

Anonymous said...

Salam Pendekar!
Saya sampai saat ini yakin akan keilmuan di ML 151, saya berlatih sejak 1998 dan sekali-dua kadang masih "gerak" bersama rekan-rekan..
Bagi saya pribadi, inti dari keilmuan ML 151 terletak pada ABC & bagaimana kita mengolahnya sedemikian rupa sehingga segala perilaku kita selalu bernafaskan ABC tersebut..
Dalam & tingginya ilmu tak ada yang bisa mengukur, yang terwujud adalah kerendahan hati dan kedekatan pada Tuhan bahwa hidup memang penuh perbedaan, itulah cara Tuhan mempercantik dunia.
Saya prihatin dengan beberapa rekan senior & junior saya yang merasa bahwa di 151 tak mendapat apapun, hingga mereka menyebrang ke perguruan lain. Sayangnya, setelah itu mereka mencibir & seolah perlu membuka isi (entah apa maksudnya) perguruan lama. Semoga kita semua bersabar atas perilaku yang tak pantas disebut sebagai pendekar..
Salam hangat untuk semua warga & pendekar Margaluyu 151. Suro diro joyoningrat lebur dening pangastuti.. semua keburukan dan kesombongan akan lebur dengan kebaikan dan kerendahan hati.

Anonymous said...

Halow pendekar,kalo aku sih cek aja dari tahun berdirinya yang namanya margaluyu.....,berarti kalo yang pake nama margaluyu harusnya tau donk ama abah Andadinata,ML 151 berdiri taon brp,pamayu taon berapa,ML Hati harum taon berapa,trus ML Pusat taon berapa???
yang aku tau sih duluan ML Pusat....bukannya apa2 sih,cuman JAS MERAH !!!!!

Anonymous said...

Sempol

Klau saya orang awam tetapi pemerhati silat tenaga dalam dilhihat dari mnamanya "Margaluyu" 100% kosa kata sunda.
Jadi yang benar mmang ML 151 itu turunan dari Margaluyu yg di sunda(MLP/cikuya) apalgi pakai embel22 dibelakangknagnya hampir pasti dulunya belajar dari sana entah sdh lewat tangan yg keberapa,tetapi karena ego sesorang yg sdh bergelar GuruBesar jadi tidak mengakui itu.

Anonymous said...

Some one:Pedoman ML 151 ini hampir 90% mengadopsi milik Margaluyu Pusat saya bisa bilang begitu karena Pedoman yang di buku Pedoman resmi Margaluyu 151 tidak seperti itu.
Ada fenomena apa di ML ini karena saya melihat banyak seniornya keluar dari induk dan meloncat ke ML yg lain? Asep susanto+arif setiawan koordinator ML 151 semarang beserta ratusan anak buahnya jjg sdh meloncat, Mas Sapto sendiri yg sdh bergelar GuBes jg sdh meloncat ke ML yg lain,

Lebih senior lagi P.Kushadi Demak yg merupakan murid pertama di ML 151 sdh jauh hari lepas dulua ada apa ini?. saya dengar terahir orang yg dulunya punya pandangan radikal ttg ML 151 jg sdh keluar katanya sih ilmunya sdh dilebur oleh Gurubesarnya

Anonymous said...

menyambung yg kemarin: rata2 yg meloncat semua pelajaran di ML151 sdh diterima bahkan koordinator ML151 dari semarang itu sdh sampai ilmu tertinggi diperguruan ini dia sdh sampai pada tingakat Tarekat atau sdh melaksanakan Mandi racun dan sdh tidak ada ilmu yg dipejari lagi

jo_anak_cakep@yahoo.com said...

pakdhe.. saya warga margaluyu tataran R..
alamat di tuban..

pengen sekali latihan ml di tuban kota itu ada..
tapi kok sulit kelihatannya..

sehingga sekitar 1 tahun saya tidak aktif dalam marga luyu..

saya ingin mwenekuni lagi gerak badan pencak margaluyu 151...

apalagi jurus 10 nya.... dan payung rosul...

smoga margaluyu tetap jaya...
eyang efendi.. saya kangen!!!

senopatibanten said...

Selamat berjuang mas semoga ML 151 tetap jaya, sungkem saya kagem bapak Efendy dan salam buat mas Tahlan semoga bisa mengembangkan ilmu ML 151 sampai ke tataran makripat dan dapat berguna untuk kesejahteraan makhluk hidup didunia, karena ilmu semacam ini tidak sembarang dan benar2 bisa untuk bekal pulang nanti Amin.

Anonymous said...

ML 151 cuman nama saja...mengenai yang lain - lain ya tidak sama. Mengenai senior2 yang keluar...hanyalah kesalahpahaman akan inti ilmu ini,sehingga menjadikan mereka "merasa" benar. Kebenaran yang semu...kebenaran yang menjadi kebutaan akan nafsu keduniawian yang nelangsa, yang menjadikan kembali keapada ruang gelap yang tak ber tepi dan berujung. Siapapun di ML 151 punya potensi mendirikan perguruan , dan tidak menjadikan masalah. Karena hati tetap ML 151, tidak bisa mereka pungkiri, karena malu kalau mengaku, lambat laun tenggelam dengan kejayaan masa lalu, yang semakin menjauh dan jadi kenangan manis...sayang sekali.

Keprihatinan Seorang Murid ML 151 yang paling hina.

Infan

Anonymous said...

halloo semuanya...
kanapa si..MARGALUYU TERPECAH2???
mbo ya udah to ga usah ribut2 masalah konsep latihan atau jurus yang beda...

sekarang kalo ente-ente mengaku anggota dari MARGALUYU apapun...harusnya :
1. mengerti
2. menghormati
3. menjunjung tinggi
4. mengakui
adanya MARGALUYU PUSAT!!! karena MLP tu induk semang dari semua MARGALUYU yang ada di dunia ini !!!
ga usah ribut mulu kerjanya...kalu pake jurus, filosofi, keilmuan MArgaluyu Pusat yo harus mengakui dan hormat pada MLP ( Abah Anda sebagai Pendiri )

kalu mau melenceng dari PRODUK asli MARGALUYU PUSAT mohon dengan kesadaran jangan perguruan ente dikasih nama embel-embel Margaluyu...
jadi ga menimbulkan banyak kontroversi tentang Margaluyu....

bagi yang sudah terkontaminasi dengan STATEMENT yang salah tentang Margaluyu silakan datang ke cikuya saja tanya sama PAK IDIT DJUNAEDI ... ( PELATIH PUSAT MARGALUYU )

nak podo ngeyel mau usut-usut sejarah...silakan datang ke cikuya tanggal 8 MAret 09..disana ente bisa tanyain semua dan liat sendiri silsilah MARGALUYU YANG SEBENARNYA.... jangan hanya ribut tapi ga ngerti asal mulanya...

mohon maap sebelumnya..

--- anggota MARGALUYU PUSAT ----

dhimas.wong said...

Assalamualaikum, WR,WB. SALAM PENDEKAR...!

Sya salah satu warga ML 151 yogyakarta cabang makassar.

yaa.. menurut informai yang saya terima ML 151 itu awalnya dari sultan agung mataram yang awal nama perguruannya SURO DIRO DJAYA NINGRAT LEBUR DENING PANGASTUTI, kemudian diturunkan ke abdi dalem yaitu kiyai Andah Dinata dengan nama MARGALUYU, nah dari ke 8 muridnyalah Beliau menurunkan tongkat estavetx ke Eyang Efendi dengan nama perguruan MARGALUYU 151 Indonesia agar seluruh warga MARGALUYU se INdonesia dapat bersatu, yang konon ceritanya pada saat itu eyang Evendi lah murid yang palin muda. klo ada info tentang sejarah atau mau bertukar informasi silahkan send your email to dhimas.wong@gmail.com

Anonymous said...

Seharusnya dikembalikan ke konsep asli silat atau olah kanuragan Indonesia. Jadi harus dibedakan antara "perguruan" dan "partai" persilatan. Nggak ada istilahnya "penghianat" atau "kutu loncat" dalam mencari ilmu. Beda dengan partai. Jaman dulu kan malah saling menjajal ilmu, dan yang kalah setelah itu berguru kepada yang menang. Jadi ilmu selalu berkembang. Itu menurut saya....

Anonymous said...

margaluyu 151
dibahasa jawakan morgo loyo-jalan kebenaran sedangkan 151 7 lhatifatul yang tertulis sedangkan 7 tersirat atau tersembunyi
1-allah di jidat
5-full muhammad
ali
umar binhattap
abu bakar
usman
yang masing di fungsi jurus 1 2 3 4
1-adam di kemaluan
jadi margaluyu 151 sesuai denagan jurus2nya


-warga margaluyu 151-

Anonymous said...

@dhimas.wong

Sejak kapan orang berdarah sunda boleh menjadi abdi dalem kelultanan mataram? Ga ada sejarahnya mas, mas boleh cek langsung ke kesultanan jawa yang masih eksis, apakah ada dalam sejarah orang berdarah sunda menjadi abdi dalem sultan? Jawabannya tidak ada, wong arsip nasional dan sejarah indonesia sudah membuktikan kok, bahwa tidak ada orang sunda yang menjadi abdi dalem mataram.

Si Efendi tuh cuma ngarang cerita, diminta pertanggungjawaban saja oleh sesepuh MLP tidak berani datang, guru besar macam apa itu, jangan bawa-bawa sumpah demi Allah segala kalo berbohong mas, sumpah anda semua itu BULLSHIT!!!

Orang-orang MLP masih punya saksi hidup yang sejaman dengan abah andadinata, keturunannya di cikuya cicalengka masih ada, murid sekaligus anak angkatnya pun sekarang menjadi pelatih pusat, makam beliau ada di cikuya cicalengka, kitab tulisan sunda wiwitan yang ditulis langsung oleh abah andadinata kami memilikinya, pedoman MLP kami memiliki (walau salah satu rekan kalian ML 151 mencurinya dari situs margaluyu-pusat.net)

Hei sesepuh ML 151, segitu gilanya kah sama uang, sampai sejarah dipalsukan, dokumen kami dicuri dan di aku menjadi milik kalian? MALING...MALING...MALING... TAPI BERSUMPAH PAKAI NAMA ALLAH BUKAN MALING, PADAHAL TERBUKTI MALING !!!

Anonymous said...

Selama masih mengakui Eyang Andahdinata sebagai pendiri Margaluyu, sebenarnya nggak masalah... Karena sekali lagi, kita ini perguruan silat, bukan partai silat.. Siapapun bisa mendirikan perguruan baru, belajar kemanapun sah2 saja.. Bukankah belajar itu boleh sampai ke negeri China, semua itu akan memperkaya ilmu.. Saya yakin, perguruan2 turunan Margaluyu juga sudah diperkaya dengan ilmu2 tambahan selain yang diberikan oleh pendirinya.. Jangan saling emosi teman...

Anonymous said...

Tapi saya juga mau menambahkan cerita seorang teman, ya dia Margaluyu juga... Karena mungkin sudah jenuh atau memang ingin mencari atau menimba pengalaman baru, dia mengikuti perguruan silat lain. Perguruan lain ini intinya sih cuma semadhi atau meditasi. Tapi aneh, menurut dia setelah itu, gerakan silat margaluyu-nya jadi jelek. Apakah ini karena sugesti dia, karena dulu dia sempat menganggap Margaluyu bagaikan sebuah partai yang jika belajar ilmu lain adalah salah.. Kira2 gimana nih tanggapan senior2...

Anonymous said...

Ini bukan masalah partai silat atau perguruan silat mas, ini mengenai sejarah yang perlu diluruskan.

Di rumah bapak idid junaedi terdapat dokumen2 pendirian MLP oleh abah andadinata yang disahkan oleh PPSI (lembaga negara yang menaungi silat jawa barat) jabar tahun 1937, ada foto alm ibu sukaesih andadinata.

Kami tidak meminta anda untuk mengakui dan melebur kpd kami, yang kami pinta adalah anda menunjukkan bukti2 valid yang bisa dibuktikan dan disahkan.

selain itu, setelah saya membaca blog ML151 bali, ada yang membuat saya terkejut, di blog tsb dicantumkan nama2 10 jurus (padahal sblmnya ML 151 tdk pernah mempublikasikannya), dan anehnya pengakuan publikasi nama 10 jurus tsb berselang beberapa bulan setelah MLP mempublikasikannya di wikipedia dan website MLP, juga di blog ML151 menyebut bahwa mengajarkan silat seula eurih, letter o, depok 2, paksi muih, paleredan, tepak tilu, padungdung. Dari namanya saja sudah jelas silat sunda, sedangkan saat ini yang menguasai seluruh silat tsb hanya bpk idid djuanedi serta sesepuh MLP lainnya, kok bisa ML 151 menguasai semuanya? belajar darimana? Apa anda bisa menunjukkan gerak sliat tsb di komunitas sahabat silat sbg tempat yg netral?

Anonymous said...

Ada satu bukti lagi yang bisa anda cek keberadaannya bahwa tidak munfkin orang sunda menjadi abdi dalem di kesultanan yogya. Sudah menjadi sejrah bahwa raja-raja jawa merupakan keturunan raja-raja majapahit.

Awal dari semua ini adalah peristiwa bubat, dimana raja tanah sunda (galuh kawali) bersama putrinya yang bernama Diah Pitaloka serta 100 orang pejabat istananya dibantai oleh gajah mada karena ambisinya untuk menguasai tanah pasundan. Anda bisa cek pada arsip sejarah nasional.

Semenjak kejadian itu raja-raja dan rakyat pasundan enggan mengabdi pada raja-raja jawa, hal itu terus terjadi sampai kemerdekaan RI. Oleh karena itu wajar jika anda pergi ke jawa barat tidak ada nama jalan bernama jl.hayam wuruk, jl. gajah mada, dsb.

Abah andadinata merupakan keturuanan bangsawan sunda yang dilahirkan di desa ranca bayawak, seumur hidup dihabiskan di jawa barat dan tidak pernah keluar dari jawa barat. Lalu bagaimana caranya beliau menjadi abdi dalem sultan yogya. Selain itu, Metro TV dan Trans 7 ernah meliput kehidupan para abdi dalem kesultanan yogya dan menanyakan perihal ada tidaknya dalam sejarah kesultanan seorang abdi dalem berdarah sunda? jawabannya adalah tidak karena terkait peritiwa bubat. Hal ini dapat anda tanyakan langsung pada para abdi dalem atau pejabat kesultanan yogya. Setelah itu anda baru bisa menyimpulkan, saya yang berdusta atau bpk. effendi yang berdusta?

Anonymous said...

Tidak ada yang salah dengan tulisan anda di atas mas... Saya juga sudah cek blog dari bali, memang benar sekali ada bagian yang merupakan copy paste dari situs Margaluyu Pusat, mungkin pembuatnya belum tahu ada beberapa Margaluyu di Indonesia...
Tapi kalau buat saya pribadi mas... Selama masih mengakui bahwa pendirinya Bapak Andahdinata kan nggak masalah, berarti tidak melupakan asalnya... Ada banyak sekali lho perguruan silat bahkan yang sudah tidak menggunakan embel2 Margaluyu meskipun ilmunya asalnya dari sana...
Kalau masalah ilmu sih mas.. Saya mau belajar dari siapapun, termasuk di tempat anda...

Anonymous said...

Sebelumnya ijinkan saya mengucapkan minal aidzin. Saya setuju dgn pendapat mas diatas mengenai abah andadinata adalah sumber dari segala keilmuan Margaluyu. Namun, asmpai saat ini kami belum mendapatkan itikad baik dari Pak Effendi untuk mengklarifikasi sejarah aslin abah andadinata dan margaluyu, padahal kami sudah mengundang beberapa kali dengan baik. Kami sekedar bertanya, bukan untuk memporak-porandakan.

Seandainya Bapak effendi bersedia untuk meluruskan sejarah yang sebenarnya, maka kami juga tidak akan memprotes beliau lebih lama lagi. Adalah hak beliau untuk mencari nafkah dari keilmuan margaluyu, dan kami menghormatinya, tapi jangan membengkokkan sejarah. Namun sesuai wasiat ibu sukaesih andadinata bahwa "janganlah kita hidup dari margaluyu, tapi hidupkanlah margaluyu oleh kita".

Sbg contoh di cikuya cialengka pun margaluyu pusat juga sempat pecah menjadi margaluyu putra pusat (MLPP), dan tidak kami protes sebab dalam hal sejarah tidak mereka bengkokkan, namun ketika MLPP sudah disusupi oknum preman untuk meraup harta dunia baru kami bertindak, dan akhirnya merekapun bubar.

Intinya adalah sepanjang mengakui abah andadinata sbg asal muasal margaluyu dan sejrahnya diluruskan kembali sesuai pakemnya, serta menggunakan nama selain "margaluyu", maka kami dengan senang hati tidak akan mempersoalkannya kembali.

indieproject said...

salam hangat, saya jhody dari makassar.
kalau terus menerus mengadu sejarah saya melihat perdebatan ini tidak akan membawa kita kemana-mana, sebab terdapat perbedaan yang sangat mendasar antara ML sebagai sebuah organisasi dan ML sebagai "perguruan"... maka saya menghimbau agar kita memfokuskan diri kepada tujuan dasar kita yaitu keridhoaan Nya semata.

Anonymous said...

@semua yg mengaku margaluyu.

Menurut pribadi saya, Dari sejarah yg lurus dan benar bisa dipastikan bahwa keaslian kualitas keilmuanya.
Pertama:
Teman ML151 mengatakan bahwa Andadinata menjadi abdi dalem sultan Agung. artinya Andadinata hidup di zaman itu berkisar tahun 1600an. Sultan Agung jadi raja Mataram tahun 1613 ~ 1645.

Dari website Margaluyu Pusat menyatakan Andadinata hidup pada tahun 1893 ~ 1969 dan saksi2 hidup masyarakat Cikuya Cicalengka masih ada yg bisa bercerita soal tsb.

Lalu kalo Gubes ML151 menerima waris Margaluyu, kejadianya tahun berapa dan beliau belajar margaluyu tahun berapa.
maka silahkan dari dua versi sejarah margaluyu, dinilai Margaluyu yg mana yang bengkok sejarahnya. Ua mesti berani mengatakan yang bengkok sejarahnya ya berarti juga bengkok imunya.

Anonymous said...

Kedua:
Dari buku ML151 yg pernah dilihatkan pada saya, Pa'Effendi Gu-bes ML151 menulis bahwa usia Andadinata mencapai 384 tahun. fan makamnya tidak terlacak keberadaanya. Karena beliau ketinggalan waktu akan menghadiri pemakaman.
Versi MLP usia Andadinata 76 tahun dan dimakamkan di Cikuya Cicalengka. Artinya jelas ada makamnya dan selalu di ziarahi oleh masyarakat desa Cikuya Cicalengka.
Nah silahkan dinilai sendiri penjelasan margaluyu mana yang bengkok. Artinya penjelasan yang bengkok menandakan ilmunya juga bengkok.


Nah silahkan dinilai

Anonymous said...

Ketiga:
Saya sebagai pemerhati tidak ingin berpihak. Setiap perguruan silat pasti memiliki buku yang ditulis oleh pendirinya atau mendapat warisan buku keilmuanya.

Saya pernah diperlihatkan buku asli tulisan tangan Andadinata yang ditulis dalam dua bahasa. Yakni Bahasa Sunda buhun dengan aksara sunda kuno, dan bahasa sunda saat ini dengan huruf hanacaraka. yang berisikan kaedah beladiri silat, maenpo, olah rasa, rasa anggang dll.

Disisi lain saya pernah juga diperlihatkan buku ML151 yg ditulis oleh Pa'Effendi dengan menggunakan huruf latin. bahkan tidak tercatat kaedah beladiri silat, maenpo maupun perjelasan olah rasa maupun rasa anggang.

Dalam pemikiran saya MLP punya buku wasiat dari Andadinta, tetapi ML151 ridak menunjukan adanya buku wasiat tsb.

MLP memiliki bukti otentik berupa buku wasiat Margaluyu tulisan tangan Andadinata.
Apakah ML151 juga punya buku wasiat margaluyu tulisan tangan Andadinata untuk menyatakan pembuktian bahwa gu-bes ML151 adalah pewaris Margaluyu.

Nah sekali lagi ini jyga menjadi pemikiran kita bersama untuk menilai margaluyu mana yg bengkok.
Dari Margaluyu yg bengkok akam memberikan ilmu yg bengkok yg tidak sesuai dengan yg ditulis oleh Adadinata

Nah silahkan nilai sendiri dan tanyakan masing2 kepada gu-bes nya masing2.

Sudah waktunya untuk sadar diri guna membuktikan bahwa yang bebar adalah benar adanya.
Semoga tidak ada rasa takut untuk bertanya.

Bunga said...

terima kasih atas pengertiannya, InsyaAllah ilmu ML 151 yogyakarta tidak bengkok, kalo mau coba juga boleh

abdur rouf said...

saya warga margaluyu pedaranas 2006, cab bojonegoro jatim, bahwa apa yang aq pelajari dan aq hubungkan dengan ajaran islam, hanya ada error kurang dari 3%, jg sekarang aq tinggal di pesantren tambak beras jpmbang, ingat bahwa ilmu ini di temukan oleh sultang agung mataran jga beliaunya salah atu dari walillah

abdur rouf said...

saya warga margaluyu pedaranas 2006, cab bojonegoro jatim, bahwa apa yang aq pelajari dan aq hubungkan dengan ajaran islam, hanya ada error kurang dari 3%, jg sekarang aq tinggal di pesantren tambak beras jpmbang, ingat bahwa ilmu ini di temukan oleh sultan agung mataran jga beliaunya salah satu dari waliullah juga ki ageng selo dari jateng jga termasuk waliullah

MARGABHAKTI 151 said...

Ass.wr.wb.Kalo kita ummat Islam pasti mengenal 4 Mazhab dlm Islam.Apakah kempat-empatnya saling mengaku siapa yg benar? bukankah ke empat imam tersebut tidak mendengar langsung Sabda Rasulullah sendiri? Karena mereka hidup jauh setelah Rasulullah.Itu Hadits dan fiqih.Sedangkan keilmuan Margaluyu atupun Margaluyu 151 dan lembaga keilmuan apapun adalah D U N I A W I yg merupakan sarana menuju Ilahiah pd akhirnya....Mari kita kembangkan Lembaga Ilmu di dunia ini dg tanpa memudharatkan saudaranya sendiri-(ML 151 Surabaya:
الحاج بودي الطوباني الجاوي

Anonymous said...

sya selaku warga ml151 tdak terima penghinaan seerti ini....
kmi cukup sabar dengan semua cerca kalian...
harga diri kami sbagai warga 151 sudah terinjak'' atas hinaan klian semua...
maaf karena telah lancang....
tpi kalian semua dah kterlaluan...
perguruan, gubes, serta seluru seior dn junior kamipun kalian hina semua...
kita smua hamba Allah,, tdak adayg sempunah....
jdi wajar bla ada salah...
nmun kalian jga belum tentu benar...
sdarilah apkh tuhan suka sifat kalin serti ini...
entah pa pendapat kalian ttng ml 151..
yg jls.y niat brdirinya bik...
dmi seluruhumat manusia...
sma hal.y dngan prguruan kalian...

Anonymous said...

kalo ML151 disebut dari Mataram berasal dari Sultan Ahung didirikan pada 6 Juni 1555 di Yogyakarta, menurut saya sih tidak masuk akal. Alasanya bertentangan dengan fakta sejarah Indonesia.
1. tahun 1555, Kerajaan Mataram belum berdiri. Bahkan pendiri Matatam K. Ageng Pemanahan belum menerima hutan Mentaok dari Sultan Hadiwijaya sebagai raja ketajaan Pajang.

2. Tahun 1555, adalah masa perpindahan kekuasaan dari Demak Ke Pajang, jadi nama Mataram belim ada

3. Tahun 1555 sangat pasti Sultan Agung belum lahir. Bagaimana mungkin manusia yg belum lahir sudah bisa punya ilmu dan mendirikan perguruan.

4. Tahun 1555, kota Yogyakarta belum ada. Kesultanan Yogyakarta baru berdiri pada tahun 1756 (selisih 201 tahun).

Sejarah keilmuan Margaluyu yg ditulis pada buku panduan ML151 halaman 5, sangat tidak masuk akal dan bertentangan dengan fakta sejarah Indonesia dan bertentangan dengan fakta babad tanah jawa yng ditulis oleh pujangga keraton Yogya dan Surakarta.

Artinya sejarah ML151 secara meyakinkan sangat diragukan kebenaranya. Oleh karena sangat perlu di klarifikasi, dari sumber mana guru besar ML151 mendapatkan informasi bahwa keilmuan Margaluyu didirikan du Yogyakarta oleh Sultan Agung pada tahun 1555.

Adakah warga ML 151, yang bisa membuktikan kebenaran asal keilmuan yng ditulis pada buku panduan ML151 halaman 5.
maka DEMI KEBENARAN,bisakah dibeberkan lebih jelas, dari mana sumber informasinya, dan menggunakan literatur pustaka yang mana ?

Jika anda merasa terhina, maka jangan cuma merasa terhina. Kewajiban anda untuk membuktikan bahwa sejarah Ml151 bisa dipertanggung jawabkan secara ilmiah berdasarkan fakta fakta yang anda dimiliki.
Anda akan merasa terhina seumur hidup anda kalau anda dan atau guru besar ML151 tidak bisa membuktikan kebenaran sejarah yg sudah terlanjur ditulis dibuku panduan ML151 halaman 5.

Jika anda yakin sejarah ML151 itu memenuhi azas kebenaran, ya tinggal di klarifikasi kepada masyarakat, sebagai tanggung jawab moral, Jika anda merasa sejarahnya ML151 tidak benar dan tidak akurat, anda harus meminta maaf kepada masyarakat. Sebagai tanggung jawab moral,

Coba dikaji lagi di titik 6 Juni 1555....,
apakah Mataram sudah berdiri ?
apakah Sultan Agung sudah Lahir
Apakah Yogyakarta Sudah ada.

Hendaknya jangan gampang merasa terhina, tetapi selidiki dulu kebenaran hakiki apa yng sudah ditulis di buku panduan ML151 sudah memenuhi azas kebenaran berdasarkan fakta otentik.

Hakekat buku panduan ML151 adalah karya tulis ilmiah yang secara moral harus bisa dipertanggung jawabkan secara ilmiah.

Purna said...

Perkenalkan nama saya Sangun Kartamisena.
Saya mengenal dan belajar Margaluyu, di rumah kediaman abah Andadinata di Cikuya Cicalengka th 1955, dilatih oleh anak sassian beliau yaitu abah Idit Junadi. Pada waktu itu paguron Margaluyu bernama Gerak Badan Penca Margaluyu Pusat.

Sepengathuan saya, abah Andadinata tidak pernah melatih langsung. Semua pelatihan dilakukan oleh pelatih yang ditunjuk dan mendapat mandat resmi. Namun beliau kadang kala masuk suka mengharkat. istilah sekarang wisuda.

Saya pada tahun 1963, pernah diutus oleh abah Andadinata ke daerah Wates kulon progo D.I.Y untuk kontrol pelatihan Margaluyu di tempat Pa Sumo. Saya sempat tahu yang berlatih di di tempat pak Sumo adalah pa Wakimin, pak Juhar, Pak Djono, pak Sudarmo pak Effendi, pak Mangun.
Tapi saya tidak yakin kalau beliau2 ini masih ingat pada saya.

yg ingin saya sampaikan disini bahwa semua yg berlatih margaluyu di tempat pak Sumo tidak pernah bertemu dengan abah Andadinata.
Kadi kalau guru besar ML151 pa Effendi mengaku sebagai satu satunya pewaris margaluyu dan mengaku sebagai murid terdekat abah Andadinata, saya bersumpah itu tidak benar, bahkan bisa dibilang itu menyesatkan sejarah.
Bagimana mungkin, wong belum pernah bertemu muka dengan abah Andadinata kok berani bilang sebagai murid terdekat dan murid yg paling disayang. Tentu tidak masuk akal.

Saya tahu persis bahwa pa Effendi belajar margaluyu pd tahun 1963, dilatih oleh pa Sumo di Wates. Saksi hidupnya adalah pa Sudarmo tetangga desa di daerah Kaliurang.
Kabarnya pa Sudarmo masih ada dan masih bisa di konfirmasi kesaksianya.
pada tahun 1965 semua latihan margaluyu dihentikan karena ada peristiwa Gestapu. Jadi praktis pa Effendi dan kawan seangkatanya hanya belajar margaluyu selama 2 tahun saja.

oleh karena itu, saya menyarankan coba diteliti kembali dan berpandangan obyektip dalam soal kebenaran yg diakui oleh pribadi pa Effendi. Baik itu sejarah maupun isi keilmuan Margaluyu.

Saya beri ciri khasnya.
yg belajar margaluyu di yempat abah Andadinata, tidak langsung belajar jurus. Mereka wajib belajar silat Margaluyu.
Jadi bisa ditanyakann kepada pa Effendi, apakah beliau tahu seperti apa bentuk pencak silat Margaluyu.
Misalnya pa Effendi tidak bisa menunjukan bentuk pencak silat margaluyu, berarti secara meyakinkan beliau tidak pernah datang ke rumah kediaman abah Andadinata.

Abah Andadinata sosok yg sangat cerdas, beliau menetapkan patokan dan memberi tanda yg khas bagi murid margaluyu yang pernah belajar langsung di rumah beliau di Cikuya Cicalengka. dengan memberi oleh2 berupa silat khas Margaluyu yg harus dikuasai dan disumpah oleh abah Andadinata untuk tidak boleh dilupakan.
Sangat jelas bahwa abah Andadinata sudah bisa menerawang kedepan pasti dikemudian hari akan ada orang2 yang akan memalsukan sejarah margaluyu, dan memalsukan ilmunya.

silahkan saja di chek kepada pa Effendi. Apakah dia bisa menunjukan atau mempraktekan silat khas Margaluyu.
Kalu pa Effrendi mengaku sebagai pewaris Margaluyu, sudah pasti bisa mempraktekan dan menunjukan sedikitnya 9 set pencak silat margaluyu. dan bisa munujukan 52 jurus tenaga dalam Margaluyu.
dengan catatan, bila beliau tidak bisa menunjukan berarti pa Effendi telah berbohong mengaku sebagai pewaris ilmunya abah Andadinata.

Semoga penjelasan ini tidak membuat anda semua hadi gusar. Karena yang namanya kebenaran harus bisa dibuktikan.

Anonymous said...

Maaf sebelumnya saya menggunakan annonymous karena gak punya account di google.

Nama saya beps, berkedudukan di Cikuya Cicalengka. tanah kelahiran Margaluyu.

Untuk Bunga.
Harapan anda Insya Allah ilmu ML151 tidak bengkok. Semoga saja harapan anda bisa tercerahkan.

Untuk Abdur rouf.
ilmu Ml151 di temukan oleh sultan Agung.
Pertanyaanya : dari sumber mana dan literature mana bahwa anda bisa memastikan bahwa ilmu Ml151 ditemukan oleh Sultan Agung ?

lebih jauh lagi dikatakan bahwa ilmu margaluyu berasal dari ilmu Suradira Jayaningrat lebur dening Pangastuti.
Dari berbagai literaratur yang saya baca, Suradira Jayningrat lebur dening pangastuti adalah mutlak Filsafat. bukan ilmu beladiri atau ilmu tenaga dalam.
Suatu filsafat masyarakat jawa yg sudah tumbuh subur sejak zaman Hindu Buddha. Filsafat itu adalah filsafat umat Hindu yg dikembangkan oleh mpu Bharada, mpu Sedah, mpu Tantular yg dituangkan dalam kitab Mahabharata.

Kalau anda meyakini bahwa ilmu margaluyu berasal dari ilmu Suradira jayaningrat lebur dening pangastuti, seperti yang dikatakan oleh gurubesar ML151, justru keaslian ML151 sangat diragukan. Karena tak sepotongpun ilmu margaluyu bernafaskan hindu. Sedangkan Suradira Jayaningrat..... dst adalah mutlak filsafatnya umat Hindu di Jawa.

Apa mnungkin Sultan Agung mengubah filsafat menjadi ilmu beladiri tenaga dalam. padahal filsafat tsb tidak satu kalimatpun yng menyatakan sebagai ilmu beladiri.
Literature ilmiah yg saya baca tidak menyebutkan bahwa Filsafat Suradira jayaningrat...dst sebagai ilmu beladiri.
Jadi sangat lemah pembuktian ilmiah ilmu beladiri pencak margaluyu berasal dari ilmu filsafat suradira jayangingrat lebur dening pangastuti.

Sepanjang yg diketahui, dan disaksikan oleh masyarakat desa Cikuya Cicalengka, mereka sangat tahu aktivitas sehari hari eyang Andadinata dan keluarganya.
Dan mereka mendengar sendiri penuturan sejarah margaluyu dari mulut langsung eyang Andadinata, yang menyatakan beliau lahir pd tahu 1893. Issue bahwa beliau dikatakan menjadi abdi dalem alias JONGOS nya Sultan Agung sudah sampai ketelinganya. Issue bahwa ilmu Margaluyu berasal dari keraton Mataram itupun sudah diketahui. Abah Andadinata cuma bereaksi dengan berkata:"makin banyak orang yg mempercayai, makin banyak orang yng tertipu. makin besar dosanya, dia tidak akan bisa sadar, meski diributkan oleh banyak orang, di sepanjang ujung hidupnya, dia akan terus terusan dipermalukan"

Masalahnya mengapa abah Andadinata tidak bertindak. beliau hanya mengatakan bahwa tidak ingin mengotorkan tanganya dengan darah "monyet gunung", serta melarang siapa saja untuk datang kesana menginjak tanah halaman rumahnya.

Anonymous said...

Sebenarnya yang mau dicari dari debat ini apa ya... Kalau asal-usul ilmu kan semua sudah mengakui kalau Margaluyu ya asalnya dari Bapak Andahdinata... Murid beliau ada banyak sekali, dan bertebaran membuka perguruan2 baru.. Kita2 ini cucu muridnya ya cuma mau belajar saja.. Namanya juga perguruan silat, bukan partai silat... Jadi ya boleh dan bebas belajar di manapun menimba ilmu sebanyak2nya... Nggak usahlah saling berdebat untuk menjatuhkan satu sama lan... Memang kalau yang lain terbukti nggak benar terus mau dibubarkan?
Eh, tapi bener atau salah nih pendapat saya...

Anonymous said...

Walah.... Jaman gini masih mikirin partai persilatan... Udah gitu asal muasalnya sama lagi, bisa dibilang saudara... Indonesia makin terkotak-kotak saja... Nggak akan maju-maju kalau begini terus... Insya Allah semua ilmu akan bermanfaat jika digunakan untuk kebaikan...

Anonymous said...

Aku heran kok orang - orang Margaluyu pada berantem ya??..ada manfaatnya gak??..kalau yang merasa benar ..gak usah banyak omong...datengin orang yang salah ajak omong betulin atau tutup...kalau gak mau ya berantem..sapa yang menang sapa yang kalah kelihatan...yang kalah..ya harus tutup..itu dunia persilatan....beraninya cuman pada ngomong doang..aksi dong....
itu baru pendekar..hehe..(gw inget waktu nyerbu salah satu perguruan besar di YK, di Banten ).Tunjukkan nyalimu..

Anonymous said...

semua ilmu yang di pelajari dg niat baik, pasti hasilnya akan baik pula baik itu MLP ataupun ML151. dan digunakan dg niat baik untuk menolong sesama, dan beguna bagi diri kita

Anonymous said...

hahaha..sy org awam pemerhati kanuragan tanah jawa dan sy salah satu org yg tinggal di lingkup keraton jogjakarta saat ini,maka sy tahu sejarah hubungan antara mataram dengan sunda jg.jlas blm pernah dengar bhwa mataram dan sunda bersatu,yg ada justru mataram slalu berusaha menundukan kerajaan2 lain saat dipimpin sultan agung.di sejarah ada.tanya anak smp saja psti tau sejarah itu.drmn urutan trah mataram kok bs mengarah ke 151?ga masuk akal.jgn berusaha membodohi diri sendiri dgn membela sesorang tnpa bukti.pak effendi memang hebat tetapi tetapi yg saya sayangkan untuk sejarah 151 knpa tidak sejujurnya saja dan apa adanya tanpa dicampur2.sy menjadi geli pada 151.org jawa berkata cilik ngitik2 nek gede nggithik.suro diro joyoningrat lebur dening pangastuti jelas semboyan jawa yg memang mnjdi salah satu pedoman tenaga dalam asli mataram tetapi jelas jika yg namanya margaluyu(berasal dr bahasa sunda)bisa mengadopsi semboyan tanah jawa apalagi milik sultan agung yg beliau anti dengan orang selain rakyat mataram.ingat dengan marga bhakti mas effendi?ingt drmn anda mendapat semboyan itu?apakah ada kitab asli yg anda bawa dan bertuliskan ajaran dari sultan agung?kenapa jika anda mendirikan perguruan murni adanya tdk mengada ada soal sejarah?sy tau 151 memang hebat tp mnjdi memalukan jk terbukti bnyk kebohongan.nila setitik rusak susu sebelangga.tolong diselidiki dl apa hubungan antara pamayu dengan margaluyu 151..kok 151 ini seperti orang bingung yg mengadopsi ajaran dr margaluyu pusat yg asli dan pamayu asli ajaran tanah jawa dan memiliki kitab yg dpt dibuktikan bersemboyan suro diro itu serta bertuliskan asli cipt sultan agung.ibaratkan saja sy org indonesia yg pernah blajar x di belanda,lalu sy kembali pulang ke indonesia lalu karna sy punya angan2 sperti guru sy di belanda maka sy mncoba membuka pembelajaran x itu sendiri dengan caraa mengajak sesama kesenian wl beda sumber kesenianya untuk menjadi 1 tempat tp hnya bersama sama mencari murid.tp setelah mendapat bnyk murid maka merasalah dirinya pandai dan dia mulai mengumbar fitnah tmn kesenianya itu yg ia ajak krja sama dan tlah berjasa padanya,maka terpecahlah kerjasama itu dan berdiri sendiri2.akhirnya slain tau tntg ilmu x dr blanda itu dan ilmu asli dr tanah asal maka agar mudah diterima dan karna sudah terlanjur maka tercampurlah 2 kesenian yg berbeda dan berujung mencelakai sendiri karna akhirnya kesenian blanda yg asli akhirnya tau dan marah bahwasanya ilmu blanda tlah dicampur dengan ilmu asli daerah indonesia.maka tercepitlah si pengada ada itu karna ia tak ada bukti dan sumber sejarah yg tak tepat menjadikan sperti kpal tanpa nahkoda.pesan sy,jika anda pintar curilah barang milik seorang saja jd hanya akn disebut bajakan tp kan masi bs beralasan tp klo ilmu itu dasarnya aja dr nyuri malah di gabung ma ilmu lain yg asalnya jg nyuri jg,lha namanya bunuh diri karna pondasinya jd saling bertolak blakang,wah payah sih mengada adanya

Anonymous said...

debat2 nggak ada habis2nya. Marilah kita serahkan pada Allah, Hakim Yang Tertinggi, Dia akan menghukum siapa yang salah dan membela siapa yang benar

Anonymous said...

drpd ribut mending latian breng aja... kan malah hebat tuh... bsa sharing, nambah kerukunan.. ingat pedoman suci jangan hanya di baca tp di resapi dan di jadikan pedoman hidup...

Anonymous said...

astagfirullahh....kalo klian yg sudah mengenal diri kalian..niscaya tdk akan menjelekkan satu dengan yg lainnya....sebenarnnya apa yg dicari...?pengakuan manusia semata...!!!!!lahaula wala kuwata illa billah...sadarlah saudaraku...!!kita berasal dari yg satu....renungkanlah....wasalam...

Anonymous said...

mana ada orang dirugikan hanya suruh diam,coba kalian yang sok suci itu jika bagian dalam hidup kalian atau hal yg berharga bagi anda telah diambil orang lain dan disalah gunakan (dibajak) yang akhirnya merugikan,apakah anda2 yg sok suci jg bisa menerima sperti kta anda dengan enaknya astagfirullah kenapa saling menjelekan.kebenaran harus ditegak kan sesuai azas pedoman suci.tolong pedoman yg anda janjikan dan bersumpah sungguh2 di junjung tinggi atau bersiap menerima sanksi dan hukuman seperti yg tertera pada sumpah pedoman suci.kun fayakun

Anonymous said...

huuuffttt.... ternyata pedoman suci d margaluyu cman bullshit ja... percuma d buat mending ganti ja ma pedoman pramuka mlahan bagus...

Ridhan's Thea said...

Subhanalloh, saudaraku yang budiman... adakah diantara anda yang tau tempat latihan MLP atau ML 151 di tasik ?

Anonymous said...

ngakunya pendekar..ksatria...di jalan yang lurus...bukanya sama2 membangun bangsa kita malah..saling cari kesalahan dan kebenaran..yang tidak ada gunanya...saya merasa sedih..kecewa..dengan semua ini...jawa ...sunda..mau dibuat ribut sama ulah kalian semua..kenapa gak bersatu saja.serang malaysia..yang nyata-nyata injak2 hargadiri bangsa kita...jangan cuma berani dan ngoceh dalam kandang....saya cuma seorang junior.(pernah belajar margaluyu dari tahun 1970-1975)pada ribut sejarah,pedoman suci....kalo kalian muslim..pedoman hidup dan pedoman suci alqur'an dan hadist

Anonymous said...

trus gw harus bilang wow gtu?.. klo masih junior jgn ikt campur ni masalah para senior.. ni ttng kbenaran sejarah. kata pak soekarno jgn skali2 melupakan sejarah. nah klo sejarah nya ruwet kyk gni harus di luruskan agar tidak terjadi kerancauan... shit head

Anonymous said...

Yg dr ML 151 ada yg tau Pak Jumarso dr Kudus g ya?